Haiii...
Nama saya cinthya, sekarang saya berusia 19 tahun dan saya masih berkuliah di Stie MalangkuÇeÇwara. Saya mengambil jurusan akuntansi. Sebelumnya saya merasa kalau saya kuliah,pasti sangat sulit untuk memahami seluruh mata kuliah yang ada, karena cara pembelajarannya sangat berbeda sewaktu masih ada di SMA. Tetapi dengan semangat dan kerja keras untuk mendapatkan nilai yang terbaik, akhirnya saya belajar lebih giat lagi. Pada awal semester satu sebelum mendapatkan mata kuliah micro economics di semester dua, seoarang mahasiswa atau mahasiswi diwajibkan untuk menempuh mata kuliah mathematics for business.Setelah mata kuliah tersebut sudah ditempuh dan lulus, maka dapat mengambil mata kuliah micro economics.
Di awal kuliah micro economics di semester dua dijelaskan mengenai pengertian ilmu ekonomi dan perbedaan antara ekonomi mikro dan ekonomi makro. Ilmu ekonomi adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam memenuhi kebutuhannya yang relatif tidak terbatas( langka) dan masing-masing sumber daya mempunyai alternatif penggunaan. Masalah ekonomi yang pokok adalah kelangkaan karena sumber daya yang terbatas dan kebutuhan masyarakat yang tak terhingga. Pengertian ilmu ekonomi mikro yaitu: bagian dari ilmu ekonomi yang mempelajari kegiatan ekonomi dari unit-unit ekonomi individual sebagai bagian kecil dari seluruh kegiatan ekonomi.
Perbedaan antara mikro dan makro adalah ekonomi mikro membahas tentang masalah ekonomi secara individual atau parsial dan harganya adalah nilai dari suatu komoditas , kemudian ekonomi makro membahas mengenai masalah ekonomi secara totalitas, dan harganya adalah nilai dari komodiotas secara agregat.
Pada pertemuan ke dua bahan pembelajarannya semakin meningkat dan mulai menggunakan hitungan, bukan saja berupa teori saja. Pertemuan ke dua di jelaskan mengenai permintaan, penawaran, dan keseimbangan pasar. Permintaan adalah berbagai kuantitas barang yang di minta pada berbagai tingkat harga dengan asumsi cateris paribus. Hukum permintaan Jika barang naik maka jumlah barang yang di minta akan berkurang (Qd=Qo+a.P). Sebaliknya penawaran adalah berbagai kuantitas barang yang ditawarkan oleh penjual pada berbagai tingkat harga dengan asumsi cateris paribus. Hukum penawaran yaitu jumlah barang yang ditawarkan oleh penjual akan meningkat jika harga barang tersebut naik (Qs=Qo+a.P). Keseimbangan pasar terjadi karena harga yang disepakati oleh penjual dan pembeli melalui permintaan-penawaran yang berpengaruh pada mekanisme pasar.
Pertemuan ke tiga dan ke empat mengenai elastisitas harga dan teori perilaku konsumen. Elastisitas terdiri dari elastisitas permintaan terhadap harga, elastisitas permintaan terhadap pendapatan,dan elastisitas permintaan silang. Teori perilaku konsumen yaitu teori yang menerangkan perilaku konsumen dalam membelanjakan pendapatannya untuk memperoleh barang dan jasa.Pendekatan dalam teori konsumen terdiri dari pendekatan kardinal, pendekatan ordinal, pendekatan atribut. Pendekatan kardinal adalah pendekatan dimana kepuasan seoarng konsumen, dapat di ukur secar angka , contoh kepuasan minum teh botol yang diukur dengan angka. Pendekatan ordinal atau kurva indeferen adalah kurva antara dua barang yang memberikan tingkat kepuasan yang sama pada individu. Sedangkan pendekatan atribut adalah kepuasan konsumen yamg tidak langsung ditentukan oleh kombinasi barang atau jasa yang di konsumsikan, melainkan dari barang/ jasa yang melekat pada barang/jasa tersebut.
Selama semester 2 ini, saya semakin lebih mengenal dan mengetahui mata kuliah micro economics. Pembelajaran micro economics sangatlah penting dan bermanfaat agar kita memahami kegiatan ekonomi di seluruh dunia. Maka dari pada itu sebaiknya kita perlu belajar dengan cara pembelajaran yang baik dan menyenangkan.
Cinthya.Julivia.S (A.31442)
Cinthya.Julivia.S (A.31442)

